Petunjuk Umum

 

Jurus dimulai dengan konsentrasi dan niat untuk kebaikan, gerakan diawali dengan tenang serentak seluruh gerak, pikir dan rasa terkonsentrasi ke jurus. Sampai diakhir jurus dihentak, dan berhenti bersama-sama.

Gerakan Kaki : Digeser dan ditekan ke bumi, diakhir harus berhenti serentak.

Gerakan Badan : Diawal gerakan jurus pelan, diakhir dihentakkan

Gerakan Bahu : Diakhir jurus, dihentak berputar (gedog)

Mata : Diakhir jurus dikonsentrasikan (terbuka) ke suatu titik

Gigi : Diakhir jurus dikatupkan

Seluruh badan diakhir jurus dikeraskan

Nafas (Rahasia) : Karena ada beberapa macam cara mengolah Nafas

Konsentrasi (Rahasia) : Merupakan bagian yang terpadu dengan jurus, nafas, pikiran dan masing-masing jurus berbeda

Jurus merupakan pemusatan kekuatan ke suatu titik (fokus) yang mencakup gerak, nafas, mata, pikir dan rasa secara bersamaan / sekaligus dan berkesinambungan. Yang keseluruhannya bermuatan aspek jaga diri, seni, mental spiritual dan kesehatan.

Dengan dihentakannya seluruh badan diakhir jurus, berarti memberi hentakan energi (bio elektrik) ke seluruh tubuh, seperti halnya shock teraphy dengan menggunakan tenaga listrik dalam pengobatan penyakit jantung.

Ada dua tahap didalam latihan Nampon, yaitu tahap penempaan tenaga dalam dan tahap penyaluran tenaga dalam (harkatan).

Harkatan merupakan metoda / tahapan sistematis dan terstruktur untuk menyalurkan tenaga dalam yang sudah digali pada tahap penempaan.

Pelajaran harkatan merupakan pelajaran rahasia dengan kata lain setiap anggota yang sudah mendapatkan harkatan diwajibkan merahasiakan pelajaran tersebut kepada siapapun juga, kecuali mendapat izin dari Guru.

Dalam aplikasi sehari-sehari termasuk untuk pengobatan, digunakan kombinasi dari beberapa jurus harkat untuk menghasilkan efek yang diinginkan.